Tips Memilih Mobil Manual atau Matic

Posted on

Perbedaan Mobil Matic dan Mobil Manual

Halo admin helmirfansah.com, Transmisi otomatis memang menjadi semacam standar baru untuk mobil produksi baru. Meskipun begitu, tidak sedikit orang yang masih menggunakan atau memilih mobil dengan transmisi manual. Pertimbangannya tentu beragam. Dilema dalam memilih mobil manual atau matic bukan omong kosong. Hal tersebut memang terjadi dan membuat banyak orang terganggu, paling tidak bagi mereka yang berpikir terlalu serius.

Bukan Soal Maskulinitas

Sampai saat ini, banyak orang beropini bahwa pengguna mobil matic itu kurang jantan atau tidak maskulin. Tentu anggapan tersebut tidak selalu benar karena maskulinitas tidak diukur dari hal tersebut. Meskipun begitu, pola pikir tersebut sudah terlanjur merasuk kepada banyak orang, terutama kaum adam. Jika Anda terpaku pada pemikiran tersebut, bukan tidak mungkin pilihan yang Anda putuskan tidak akan memberikan dampak yang baik.

3 Hal yang Harus Dipikirkan Sebelum Memilih Matic atau Manual

Lantas, apa saja pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memilih antara keduanya? Berikut adalah penjelasan dari ke-4 pertimbangan yang harus Anda pikirkan.

  1. Pengalaman, Kenyamanan, dan Adaptasi

Bagi orang yang sudah terbiasa dengan mobil manual, apalagi sudah bertahun-tahun, memang dibutuhkan adaptasi. Begitu juga dengan orang yang sudah nyaman dengan mobil matic. Jika Anda salah satu dari keduanya, pilih saja yang membuat Anda nyaman tanpa harus beradaptasi lebih lanjut. Namun, jika Anda memang bersedia beradaptasi, Anda bisa ‘meloncat’ dari matic ke manual ataupun sebaliknya.

  1. Boros atau Tidaknya

Mobil matic tidak selalu boros. Yang menentukan konsumsi bahan bakar adalah pemakaian. Jadi, Anda lah yang akan menentukan apakah mobil yang Anda gunakan boros atau tidak. Memang ada indikasi mobil matic bekerja lebih berat dan mengkonsumsi bahan bakar lebih banyak. Sekali lagi, semuanya tergantung preferensi Anda.

  1. Murah atau Mahal

Untuk harga, memang mobil matic lebih mahal dari mobil manual. Hal tersebut tidak dapat dibantah dan dipungkiri. Harga yang lebih mahal tersebut termasuk harga suku cadang, perawatan, dan servis.

Gunakanlah pertimbangan rasional sebagai tuntunan sebelum memilih mobil matic atau manual. Dengan begitu pembelian yang akan Anda lakukan akan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Ingat, mobil bukanlah barang ‘recehan’ yang bisa Anda buang atau jual begitu saja. Jangan juga terlalu serius, memilih antara mobil matic dan manual tidak sesulit mencari bengkel BMW yang mampu merestorasi mobil klasik tersebut ke kondisi semula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *