bg-header

Kisah Inspiratif Hero Zaman Now Untuk Indonesia

Posted on

Halo teman-temanku sekalian, Bagaimana kabarnya nih? Semoga selalu diberi perlindungan kepada Allah SWT. Pasti kalian sering melihat film Superhero kan, Film tersebut menceritakan seseorang yang memiliki kekuatan lebih yang ditunjukan untuk membantu orang lain yang sedang membutuhkan dan dianggap sebagai pahlawan super. Jika dibilang Superhero merupakan tokoh fiktif yang hanya ada di dalam Film itu memang benar tapi apakah kamu akan percaya apabila Superhero itu ada di Dunia nyata?

Setiap pagi hari saya selalu membuka Youtube untuk menonton salah satu acara favorit saya, Taukan acara Talkshow yang Hostnya Deddy Corbuzier? Nah saya sering tuh nonton acara Talkshow om Deddy yang bintang tamunya kebanyakan selalu inspiratif, mendidik dan ada sedikit hiburannya. Seharusnya semua acara baik Talkshow sampai sinetron itu harus mendidik. Oke balik lagi dengan acara Talkshow Deddy Corbuzier yang seringkali mengundang orang-orang yang inspiratif, Jadi selama tahun 2017 ini saya masih ingat beberapa bintang tamu yang merupakan sosok yang sangat inspiratif untuk kemajuan bangsa Indonesia. Penasaran siapa saja orang tersebut? Cek tulisannya dibawah ini untuk mengetahui kisah inspiratif Hero Zaman Now….

Sekolah merupakan tempat dimana para generasi muda itu di bentuk untuk menjadi yang terbaik, Bukan hanya untuk berangkat, belajar terus pulang saja. Mungkin kamu sering sekali malas untuk berangkat kesekolah kan? Padahal tanpa disadari pendidikan itu penting sekali untuk bekal di masa depan. Banyak anak-anak yang tidak bisa sekolah tetapi pingin sekolah karena orang tuanya tidak mampu.

Seperti contohnya Nur Fadli yang bisa menjadi contoh untuk kalian para pemuda untuk lebih menghargai arti pendidikan. Beliau dahulu tidak bisa sekolah sampai tinggi karena orang tuanya tidak mampu untuk membayar biaya pendidikannya. Beliau lantas hanya bisa bekerja mengais barang-barang bekas untuk membiayai hidup.

Dari sini beliau memiliki cita-cita yang sangat mulia, Beliau bertekad untuk mendirikan sekolah, Iapun sedikit demi sedikit uang jerih payahnya dikumpulkan untuk bisa membangun sarana pendidikan di daerah-daerah terpencil di Jember, Jawa Timur.

Pada Tahun 2011, Nur Fadli mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Arrahman di Desa Bangeran, Kecamatan Sukorambi, Jember. Sekolah ini lokasinya ada di wilayah perbukitan. Semenjak awal didirikan hingga kini, Nur Fadli masih setia mendampingi anak-anak didiknya belajar di sini. Dia berbagi pengetahuan bersama mereka yang kurang beruntung.

Keberadaan sekolah rintisan Nur Fadli kini menolong banget, khususnya buat mereka yang tinggal di tempat terpencil di Jember. Jarak sekolah yang jauh dan biaya pendidikan, sekarang bukan masalah.  

Sekolah rintisan Nur Fadli memanfaatkan ruang yang ada di desa setempat. Salah satu yang dipakai yakni|} mushola. Untuk belajar, siswa didiknya terbiasa lesehan. Perlengkapan dan peralatan sekolah juga pakai apa yang ada.

Selain di Desa Bangeran, lembaga pendidikan lain didirikan Nur Fadli di Desa Suci, Kecamatan Panti. Sekolah ini pun telah lebih dahulu dirintis Nur Fadli, tepatnya tahun 2008. Di Yayasan Miftahul Ulum, kini siswanya total ada 300 orang. Itu mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Sementara delapan lembaga pendidikan lain rintisan Nur Fadli tersebar di sejumlah Desa di Jember. Seperti di Desa Durjo dan Desa Karangpring, Kacamatan Sukorambi. Ada pula di Desa Baratan dan Bintoro, Kecamatan Patrang. Sekolah-sekolah itu letaknya berada di tempat terpencil di selatan Pegunungan Argopuro.

Pangkatnya hanya Serka. Namun Babinsa di Kolaka Utara, Sultra ini berjuang menolong anak-anak bersekolah menyeberang sungai dengan tali untuk mencari ilmu.

Inilah Serka Darwis, petugas Babinsa yang bertugas di Desa Maroko, Kecamatan Rante Angin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Serka Darwis menolong siswa menyeberangi Sungai Rante Angin demi dapat bersekolah.

Darwis bercerita bahwa ketika cuaca sedang buruk, dia bertanggung jawab dan turun langsung menolong para siswa untuk menyeberangi Sungai Rante Angin. Mereka hanya memakai papan yang diikat dengan tali.

Tali yang diterapkan tersebut kata Darwis, diikat pada sebuah akar pohon besar. Sehingga, ini dapat menolong semua warga untuk menyeberangi sungai yang mengaitkan antara Desa Maroko dengan Desa Tino Kari, Kecamatan Wawo.

Kalau cuaca sedang bersahabat, maka warga setempat atau kakak kelas siswa yang menolong para siswa untuk menyeberang. Tapi kalau cuaca sedang buruk, Maka Darwis harus turun langsung.

Lebar Sungai Rante Angin yaitu 60 meter, sehingga bagi anak-anak dalam kondisi cuaca buruk tak memungkinkan untuk menyeberang seorang diri. Menurut Darwis, semenjak pertengahan tahun 2012, dia telah menolong warga setempat untuk menyeberangi sungai tersebut. Salah satu hal yang menginspirasi bagi dirinya yaitu supaya anak-anak tersebut dapat menerima pendidikan yang lebih tinggi.

Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar kalimat lelaki 1.000 janda? Ya, pria ini memang mencintai dan menyayangi malah senantiasa berupaya mengejar 1.000 janda tersebut. Tapi bukan sembarang janda yang dia dekati, tapi janda yang dapat mengantarkannya ke surga. Kisah seorang pria yang mencintai 1.000 janda ini ditulis oleh pemilik akun Facebook Fissilmi Hamida.

Begini tulisan lengkapnya :

“Namanya Bang Cuy, atau bang Irul, Roel Mustafa . Ia hanya lelaki biasa. Bukan ningrat, bukan pejabat, bukan pula konglomerat (eh, pejabat ding. Ketua RT hihi). Ia memang hanya lelaki biasa, bukan Hamish suaminya Raisa (bukan bule maksudnya). Tapi yang dilakukannya sungguh luar biasa. Si lelaki biasa ini, ia menjuluki dirinya sebagai lelaki 1000 janda. Ah, benar. Dia memang ‘doyan’ janda. Dia suka menggebet para janda, mengejar mereka sampai didapatkannya.

Dan sepertinya para janda pun menyukainya. Entah apa pesonanya, tapi para janda itu selalu tertawa lepas, tertawa bahagia saat berfoto bersamanya. Huh, Bang Cuy centil sekali ya. Eits, jangan buruk sangka. Benar ia menyukai para janda, benar ia suka mengejar mereka, namun dengan cara yang sangat mulia, berbeda dengan beberapa oknum yang mengaku ingin menolong janda, namun dengan cara yang malah membuat istri pertama justru jadi janda. Atau candaannya pada Mak Anah : “Mak mau nikah lagi? Hayuk saya cariin duda.” Dan mak Anah tertawa sambil menjawab : “jarore peyot” (entah apa artinya)

Atau Mak Unih yang begitu bijaksana. Kemiskinan dan kesendirian di masa tuanya yang penuh keikhlasan ia terima, tanpa sedikitpun menyalahkan sang pencipta. Ia justru bersyukur Allah mengujinya dengan menjadi sebatang kara saat usia renta. Sebab menurutnya, andai ujian itu ia dapatkan saat ia muda, betapa banyak yang nanti terjerat dosa. Jangan lupa juga Mbah Rupini, janda keren mandiri yang di usia 78 tahun masih ngontel alias menggowes sepeda untuk berjualan buntil ke daerah sekitarnya. Pantas saja Bang Cuy ngapelin dia. Atau kisah kisah janda gebetan bang Cuy lainnya yang luar biasa. Tidak hanya para janda, namun juga aksi kerennya bersama relawan lainnya untuk sesama.

Aku memang udah mendengar sebelumnya bahwa Bang Cuy akan ke Myanmar, menjadi relawan untuk kemanusiaan. Tadi malam, aku sampai rumah setelah pukul sembilan. Aku langsung tertidur kelelahan. Tak sempat membuka social media sekadar melihat kabar teman. Dan pagi ini, saat aku membuka laman facebookku, ada postingannya yang membuatku haru. Si lelaki 1000 janda, akan segera berangkat ke medan juang, bersiap menjalankan perannya sebagai relawan kemanusiaan. Bang Cuy lelaki 1000 janda, fi amaanillah. Semoga selalu dalam penjagaan Allah disana, lancar segala urusannya, hingga engkau kembali pulang dan kembali mengejar dan memuliakan para janda.

Doaku menyertai langkahmu, Bang. Terimakasih sudah menjadi inspirasi kami semua, agar selalu peduli sesama, baik yang ada di sekitar, atau yang berada jauh disana

“Cinta itu pakai perasaan. Tapi merawatnya pakai penghasilan”

Ya, dia adalah relawan yang banyak membantu sesama, terutama para janda tua dan miskin. Bahkan ia juga mengatakan kalau apa yang dilakukannya itu senada dengan program Menteri Khofifah untuk mengatasi para janda miskin di Indonesia.

So, buat kamu para pria yang hobi cari janda, jadilah pria pemburu janda yang bermanfaat seperti pria ini ya.

Inilah aksi nyata Polres Prabumulih dalam membantu warganya agar dapat hidup layak. Secara sukarela mereka mengumpulkan sebagian gajinya setiap bulan dalam bentuk infaq.

Uang yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk merenovasi rumah warga yang kurang mampu.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti saat ditemui diruang kerjanya, Senin (4/12/2017) mengatakan, Rumah yang sedang direnovasi saat ini adalah milik Zikriyanto berada di Jalan Demam Murni, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kota Prabumulih. Keseharian Zikriyanto hanya sebagai buruh bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu. 

Sudah 50% proses pengerjaannya, mudah – mudahan akhir Desember ini selesai. Rumah ini tergolong rumah sangat sederhana sehat (RSSS) terdiri dari ruang tamu, satu kamar timur, dapur, dan kamar mandi, bebernya

Selain menggunakan jasa tukang, pengerjaan renovasi rumah ini melibatkan sejumlah anggota Polres Prabumulih dan langsung dipantau olehnya.

Pihaknya juga bekerja sama dengan Baznas Prabumulih untuk menentukan siapa warga yang akan direnovasi rumahnya.

Hingga saat ini dana yang terkumpul mencapai Rp 77 juta. Dari dana itu, terbangun satu rumah dan satu rumah dalam tahap pengerjaan. 

Masih kata Andes, Ide ini didasari niat untuk membantu sesama sekaligus upaya Polri dalam hal ini Polres Prabumulih untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga kehadiran Polri ditengah – tengah masyarakat dapat dirasakan langsung.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi ladang amal bagi anggota polisi dan Polri makin dicintai masyarakat,” pungkasnya.

 

Ya Kita… Aku, kamu dan dia hahaha. Kita semua bisa menjadi pahlawan jika kita mau dan niat. Kenapa 4 orang diatas atau 4 kisah inspiratif Hero Zaman Now diatas bisa masuk ke media-media besar? Itu semua karena pengaruh dari teknologi yaitu media sosial. Kita sebagai netizen pasti akan membagikan sesuatu yang sangat inspiratif dan itu harus banget kita bagikan agar menjadikan inspirasi kepada orang lain.

Ada banyak cara menjadi Hero Zaman Now yang bermanfaat, Minimal untuk sekitarnya sampai untuk negaranya sudah cukup menjadi Hero Zaman now. Berbeda dengan Pahlawan zaman past yang tugasnya membela negara dari penjajah, Kita sebagai Hero Zaman Now bertugas untuk membantu mensejahterahkan rakyat Indonesia dengan cara yang ikhlas, Misalnya? Ber-Donasi. Jika kita sudah memiliki rezeki lebih, Kita bisa mendonasikan sebagian rezeki kepada orang yang membutuhkan.

Ya Kita… Aku, kamu dan dia hahaha. Kita semua bisa menjadi pahlawan jika kita mau dan niat. Kenapa 4 orang diatas atau 4 kisah inspiratif Hero Zaman Now diatas bisa masuk ke media-media besar? Itu semua karena pengaruh dari teknologi yaitu media sosial. Kita sebagai netizen pasti akan membagikan sesuatu yang sangat inspiratif dan itu harus banget kita bagikan agar menjadikan inspirasi kepada orang lain.

Ada banyak cara menjadi Hero Zaman Now yang bermanfaat, Minimal untuk sekitarnya sampai untuk negaranya sudah cukup menjadi Hero Zaman now. Berbeda dengan Pahlawan zaman past yang tugasnya membela negara dari penjajah, Kita sebagai Hero Zaman Now bertugas untuk membantu mensejahterahkan rakyat Indonesia dengan cara yang ikhlas, Misalnya? Ber-Donasi. Jika kita sudah memiliki rezeki lebih, Kita bisa mendonasikan sebagian rezeki kepada orang yang membutuhkan.

Dan hebatnya lagi Hero Zaman Now untuk berdonasi tidak harus datang atau menemui orang yag di donasikan. Meskipun kita sibuk sekalipun kita bisa meluangkan waktu beberapa menit untuk Donasi ke orang yang membutuhkan misalnya memberikan zakat, infaq, sedekah ke kaum dhuafa. Semua hal tersebut bisa kita lakukan dengan hadirnya Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa Republika adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf, serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Kelahirannya berawal dari empati kolektif komunitas jurnalis yang banyak berinteraksi dengan masyarakat miskin, sekaligus kerap jumpa dengan kaum kaya. Digagaslah manajemen galang kebersamaan dengan siapapun yang peduli kepada nasib dhuafa.

Itulah daftar kisah inspiratif Hero Zaman Now, Semoga dapat menginspirasi kalian untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan tentunya lebih dermawan lagi. Sebagian besar kisah inspirasi itu saya dapatkan dari beragam media-media berita besar, Karena memang mereka sangat berjasa sekali untuk kemajuan bangsa Indonesia khususnya orang-orang sekitar mereka.

Selain orang-orang diatas saya yakin masih banyak sekali kisah inspiratif dari orang-orang, Jika ada kisah inspiratif versi kalian coba tulis di kolom komentar deh. Dan untuk kisah nomor 5 yang sangat wow itu harus kalian perdalam pemahannya agar lebih berguna lagi artikel dari saya ini.

Buat kita para netizen yang ingin membantu tetapi bukan dengan materi coba kamu bantu untuk membagikan artikel ini ke media sosial, Niscaya semua pengguna media sosial bisa membaca kisah inspiratif tersebut dan menggugah hati mereka hehe. Terima kasih sudah berkunjung.


Daftar Pustaka

  • https://netz.id/news/2016/09/08/00316/1026060916/nur-fadli-mantan-pemulung-yang-bikin-10-sekolah
  • https://news.detik.com/berita/3588973/inspiratif-tentara-darwis-seberangkan-anak-sekolah-di-sungai-pakai-tali
  • http://www.tribunnews.com/techno/2017/10/13/kisah-lelaki-pemburu-1000-janda-heboh-ini-keistimewaannya-yang-bikin-para-janda-kecantol
  • https://www.kompasiana.com/yuliussefri25/5a255b60cf78db0f13375a42/polisi-bedah-rumah-warganya-alasannya-sungguh-menyentuh-hati

One thought on “Kisah Inspiratif Hero Zaman Now Untuk Indonesia

  1. Lelaki pemburu 1000 janda? luar biasa ya aksi bang Cuy, sangat mulia. Sangat menginspirasi semuanya. Untung ada dompet dhuafa yang menjembatani kita untuk ke surga dangan menjadi Hero Jaman Now.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *