Diskominfo DIY Memfasilitasi Masyarakat Untuk Mengembangkan Industri Kreatif Digital

Posted on

Diskominfo DIY Memfasilitasi Masyarakat

Mengembangkan Industri Kreatif Digital
 
Welcome to my blog

Halo para pengunjung blog helmirfansah.com, Di zaman yang sudah modern ini banyak sekali bermunculan para calon-calon penerus bangsa yang bisa menjadi investasi untuk negara Indonesia. Hal ini membuat pertumbuhan startup baru di Indonesia meningkat dan berkembang sangat cepat.

Para entrepreneur atau orang-orang kreatif yang ingin menyalurkan ide dan gagasannya tersebut pastinya membutuhkan modal, Minimal tempat atau wadah yang tepat. Jika kita menyadari bahwa yang menjadi penghambat jalannya para orang-orang kreatif ini karena tidak ada yang memfasilitasi mereka untuk berkarya, Disinilah terciptanya suatu tempat bernama Co-working Space… Lalu apasih itu Co-Working Space??? Mungkin admin disini akan menjelaskannya sedikit namun detail.

Co-working space

Asal mula Co-working Space pertama ada di Jerman pada tahun 1995 saat itu ada organisasi nirlaba yang memiliki nama C-Base. Organisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan menggunakan komputer bagi anggota dan masyarakat umum.

Markas C-Base ini bernama C-Base Station yang memiliki fungsi seperti Co-working Space dengan konsep hackerspace, C-Base Station bisa digunakan oleh anggota atau kelompok tertentu yang memiliki tujuan yang sama.

Kemudian pada tahun 1999 (wah saya baru lahir), Bernard “Brian” DeKoven mencetuskan istilah Coworking, Menurut dia cara bekerja yang kolaboratif dan terkoordinasi lewat teknologi, Dalam konsep ini semua pekerja yang hadir adalah setara.

Lalu pada Januari 2002 munculah sebuah Co-Working Space di Wina, Austria berdiri dengan nama Schraubenfabrik (Screw Factory) yang merupakan pusat bagi para komunitas entrepreneur. Tempat tersebut didirikan oleh dua orang yaitu Stefan Leitner-Sidl dan Michael Pöll. Kemudian mereka juga membuat tempat serupa yaitu Hutfabrik – the Hat Factory – dan Rochuspark, pada 2004 dan 2007.

Kemudian baru pada tanggal 5 Agustus muncullah sebuah tempat yang benar-benar diberi nama Co-working Space. Tempat ini didirikan oleh oleh Brad Neuberg di Spiral Muse, San Fransisco. Waktu itu Neuberg hanya menyediakan space berupa 8 buah meja dan dibuka selama dua hari dalam satu minggu.

Setahun setelah hadirnya Co-working Space milik Neuberg, berdirilah sebuah Co-working Space full time di San Francisco dengan nama The Hat Factory. Tempat ini bahkan cukup bersejarah bagi para start up digital dan pekerja lepas di kawasan tersebut.

Untuk Indonesia sekarang sudah banyak sekali Co-working Space di kota besar seperti Jakarta dan Bali, dan diperikarakan hal ini akan terus berkembang karena gaya hidup digital, perkembangan startup, gaya hidup seorang freelance yang tidak mengenal tempat dan waktu untuk bekerja membuat Co-working space menjadi tempat yang menarik untuk digunakan.

Di DIY atau Daerah Istimewa Yogyakarta atau yang biasa kita sebut dengan Jogja terdapat Co-working space yang baru saja diresmikan Dinas Komunikasi dan Informatika DIY (Diskominfo DIY) yang inklusif dan aksesibel, Diberi nama dengan Diskominfo Co-working space (DCS).

Diskominfo Co-working space

Pada Jumat, 24 Agustus 2018 kemarin Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY telah meresmikan Diskominfo Co-Working Space (DCS), Ya Co-working space diskominfo ini ada di Yogyakarta… Untuk kota pelajar, Co-working space mungkin wadah yang paling tepat untuk para orang-orang kreatif yang ingin menyalurkan ide dan gagasannya.

Perlu diketahui Diskominfo Co-working space ini tidak dipungut biaya sepersenpun untuk mengaksesnya dan terdapat beberapa fasilitas dari Diskominfo untuk para masyarakatnya yang ingin menggunakan Co-working space yaitu:

  • Outdoor space untuk kegiatan berdiskusi
  • Performance space untuk komunitas yang mempresentasikan atau menampilkan karyanya
  • 7 Peralatan komputer yang siap digunakan untuk berkreasi
  • Satu ruang studio kecil yang bisa digunakan untuk membuat animasi dan film pendek
  • Serta ruang kelas yang memiliki kapasitas 20 orang untuk digunakan workshop

Dikominfo Yogyakarta membuat Co-working space sangat memperhatikan sekali akses masuk untuk para disabilitas, Sekarang sudah ada akses fisik seperti rampa dan gateline untuk netra. Dan semoga kedepannya bisa ditambah dengan adanya braille dan lainnya.

Untuk kalian yang menjadi Internet Enthusiast pasti akan senang sekali dapat menikmati akses Internet pada Diskominfo Co-working Space ini… Bagaimana tidak kalian bisa lihat sendiri kecepatan Internetnya pada gambar dibawah, Kalau saya tinggal di Yogyakarta mungkin setiap minggu bisa mampir kesini lumayan kan dapat relasi/ilmu dan Internet kencang hahaha.

Eitss… Akan tetapi Co-working Space juga berbeda dengan Warnet yaaa, Kalian pergunakan tempat yang diberi nama Co-working space itu untuk mengembangkan kreatifitas… Mengembangkan kerja sama jika di pergunakan dengan baik.

Dan untuk kalian yang mempergunakan fasilitas ini jangan sampai disalah gunakan seperti untuk membuat Hoax/Fake news, hacking atau sejenis kejahatan dalam dunia digital atau hal lainnya yang berbau negatif, Karena tempat ini memiliki tujuan yang positif maka hargai pemerintah yang sudah memfasilitasi kalian untuk menjadi lebih baik lagi.

Jadi buat kalian yang membaca ini mulai dari bawah saya tahu kalau kalian masih bingung tentang co-working space, Cobalah untuk membaca mulai dari awal namun tidak apa-apa saya akan jelaskan kesimpulannya.

Co-working space ialah sebuah wadah atau tempat bagi para orang-orang atau komunitas yang bergerak pada bidang digital untuk mengembangkan dan mewujudkan apa yang jadi tujuan mereka dari awal.

Contoh jika ada developer game yang masih minim sekali modal bisa gunakan tempat co-working space ini untuk bekerja bersama-sama, mengembangkan kreatifitas dalam bidang pembuatan game dan membangun relasi antar komunitas yang memiliki tujuan yang sama dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Diskominfo Coworking Space
Jalan Brigjen Katamso, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta
Jam Operasional DCS :
Senin – Jumat : 08.30 s.d 16.00
Jumat : 08.30 s.d 14.30

Oke temen-temen mungkin sekian dulu artikel dengan judul “Diskominfo DIY Memfasilitasi Masyarakat Untuk Mengembangkan Industri Kreatif Digital” Rasanya ingin sekali berkunjung ke Diskominfo Co-working space tapi apa daya rumah saya jauh dan sekarang lagi sibuk menjadi Mahasiswa Baru 😀 .

Tempat seperti co-working ini sangatlah penting apalagi di era perkembangan teknologi yang sudah maju, Kita harus bisa menggunakan fasilitas co-working dengan sebaik mungkin dan mempertahankan fasilitas tempat dengan baik, Dan semoga di daerah-daerah lain akan bermunculan co-working space juga yang pastinya peran pemerintah setempat sangat diperlukan.

Jika ada kesalahan informasi maupun penulisan pada artikel ini mohon untuk dimaafkan atau bisa kalian koreksi dengan cara komentar dibawah ya, Namun jika artikel ini bermanfaat tolong bagikan artikel ini ke sosial media atau grup WA yang kalian punya agar teman-temanmu juga bisa menikmati artikel yang bermanfaat dan anti hoax, Terima kasih sudah berkunjung.

#pagelaranTIK2018 #kominfodiy

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi Pagelaran TIK yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika DIY

Sumber:

  • http://diskominfo.jogjaprov.go.id
  • https://evhive.co/
  • https://www.youtube.com/watch?v=bVFTye8-wCI
  • Freepik

Kesimpulan dari para komentar di Blog saya

Mereka sangat mendukung dan setuju Diskominfo DIY untuk membangun Co-working space ini, Namun hal ini harus di ikuti oleh dinas-dinas pemerintahan yang berada di Kota lain agar membuat hal positif seperti ini, Karena berkembangnya era digital yang sudah sangat cepat sekali mereka daerah terpencil pun harus merasakan yang sama. 

Ada 1 komentar yang saya kontra yaitu “Minimnya privasi karena mejanya tersusun berjajar” nah guys pengertian dari co-working space tadi kan merupakan sebuah tempat yang bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas, membuat karya sampai membangun relasi/hubungan antar masyarakat yang memiliki antusias pada bidang teknologi dan informasi dan mewujudkan tujuan yang sam meskipun berbeda-beda visi.

Maka kita disini harus saling bekerja sama untuk menjadikan tempat positif ini membuahkan hasil, Kita tidak akan tahu co-working space akan membantu para orang-orang kreatif menyampaikan gagasan/ide nya dan menjadi startup yang berkembang dan sukses baik di Indonesia sampai Go Internasional.

Jadi meja tersusun berjajar tidak masalah untuk komputer umum, Jika menginginkan privasi dalam forum terbuka tersebut… Coba bawa Laptop sendiri karena sifatnya mobile, Kalau komputer kan kita membutuhkan area yang seminim mungkin tetapi dapat di letakkan banyak komputer (OP Warnet pasti mengerti hahaha) Terima kasih.

KITA DISINI BERDISKUSI, SILAHKAN KOMENTAR MENGENAI APA YANG KITA BAHAS DIBAWAH
SAYA MEMBUKA SEBUAH FORUM YANG BISA MENAMPUNG SARAN DAN KRITIK ANDA

Summary
Review Date
Reviewed Item
Diskominfo DIY Memfasilitasi Masyarakat Untuk Mengembangkan Industri Kreatif Digital
Author Rating
51star1star1star1star1star

82 thoughts on “Diskominfo DIY Memfasilitasi Masyarakat Untuk Mengembangkan Industri Kreatif Digital

  1. Demi kemajuan industri kreatif digital di Indonesia, semua pihak yang terkait perlu memberikan perannya semaksimal mungkin. Mulai dari kalangan desainer yang harus terus mengasah kreativitasnya, pelaku bisnis yang harus lebih mengetahui perilaku konsumennya, hingga pihak pemerintah yang sepatutnya memberikan dukungan, arahan dan naungan bagi para pelaku di industri kreatif digital tanah air.

    Maju terus industri kreatif digital Indonesia!1!1!1!

  2. Yang kayak gini nih, mantap!.
    Dari pemilihan kota aja udah pas banget, Yogyakarta, kota Pelajar.
    Moga-moga, 3 sampai 4 tahun ke depan yang kayak gini bakal terus berkembang, ya!
    Ditunggu buat ada di kota bandung, hehe.

  3. Menurut gw artikel yang ditulis sangat bagus karena dapat memberikan informasi kepada orang banyak terutama yang berada di daerah daerah yang terdapat co-working terutama daerah DIY.
    Tetapi alangkah bagusnya jika co-working ini lebih disebarluaskan dan tidak hanya di sekitar pulau jawa tetapi di kalimanta,sumatra,sulawesi, dan bahkan papua. Karena banyak mahasiswa indonesia susah mencari informasi karena keterbatasan internet sehingga mempengaruhi informasi yang didapat.
    Ig: @riski_aul

  4. Artikelnya bagus dijelasin awal mula co working . Tapi untuk pengertiannya masih mengambang , cuma dijelasin wadah kreatif , kreatif lewat apa? Kreatif bidang apa?

  5. Menurut saya pribadi,Co-working Space ini dapat dikembangkan jadi lebih baik lagi di beberapa kota lainnya yang mempunyai potensi. Dan tentunya program program kreatif semacam ini harus didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia dan semua pihak yang terlibat didalamnya, siapa pihak yang terlibat? Ya masyarakat. Toh seiring dengan masyarakat yang kreatif akan diiringi dengan munculnya pengusaha pengusaha kreatif walaupun masih dalam skala “kecil”, setidaknya mengurangi pengangguran dan memperbanyak lapangan pekerjaan yang saat ini menjadi momok masalah di Negeri ini. Bayangin dah kalau disetiap Kota ada Co-Working Space ini dan di setiap tempat ini ada bibit pengusaha baru bermunculan berapa banyak lapangan pekerjaan yg bakal bertambah?.. tapi tentu harus ada peran dari semua pihak,Pemerintah diwajibkan memfasilitasi dan Masyarakat diwajibkan menjadi manusia yang kreatif.

  6. teruntuk generasi muda zaman now , ayo lah kita buktikan kepada generasi jaman old yang sering bilang kita generasi micin lah / generasi nunduk dengan cara perbanyak terobosan2 baru dibidang digital dengan mengandalkan kreatifitas kawula muda , ayo lah jalankan prinsip yang muda yang berkarya !1!1!1!1

  7. Bener banget, indonesia butuh banget banyak tempat2 kayak co-working space gini soalnya gua dan mungkin beberapa orng lain itu ada yg malas mengekspresikan ide nya hanya karna susah nya mencari tempat yg nyaman untuk menuangkan ide ide yg dipunya. Tempat sangat berpengaruh loh terhadap mood orng buat mengespresikan idenya heheh

  8. Menurut gue udah saatnya indonesia melek dunia digital karena banyak banget hal yang bisa diexplore sebagai suatu usaha kreatif yang menjanjikan dan kreativitas tersebut perlu diberikan ruang fasilitas sehingga langkah yang sangat tepat bagi kominfo DIY membuat co-working space sebagai wadah penyalur kreativitas anak bangsa di era revolusi industri 4.0 yang mengedepankan teknologi digital. Walaupun indonesia sudah sangat ketinggalan untuk melek digital tapi semoga kita bisa menyusul dengan adanya gebrakan gebrakan baru 🙂

    Yok mulai gunakan kuota bukan hanya untuk twitter-an ataupun facebook-an sudah saatnya indonesia berjaya diranah digital, all hail indonesia !!!

  9. Menurut saya perkembangan yang sudah diberikan pemerintah sangat baik untuk sebagian banyak orang/warga, dan yg saya tau DIY (jogja) itu memiliki sistem pemerintahan yg cukup apik dan simpel, mungkin karna orang nomor 1 disana beda dari daerah yg lain. Tapi kebanyakan dari fasilitas yg pemerintah beri ke masyarkat kurang di kelola oleh masyarakatnya sendiri,banyak yg menyalahgunakan hak asasi nya dengan cara Mengomentari / Mengkritik hal” kecil yg menurut saya cara penuntasannya cukup mudah. Dan satu hal kecil lagi, dengan adanya program pemerintah ini saya harap para mahasiswa/org yg diusungkan menggunakan alat/bantuan jangan pernah disalahgunakan. Nyari anggaran susah b*****!. Dan sukses buat para designer muda jogja yg kemarin saya dengar ikut campur tangan di pembuatan Logo asian games 2018.

  10. Industri kreatif tentu sangat berkaitan dengan era digital sekarang.
    Seperti pisau bermata dua, dari perencanaan, proses sampai ke hasil pun banyak menuai respon dari dua sisi.
    Apatis dan antusias.
    Namun kunci berkembangnya industri kreatif tetap pada individu atau kelompok yang selalu berpikir dinamis dan menjadikan respon respon negatif menjadi pecutan untuk terus berkreasi.

    Dari seni menjadi hobi, dari hobi menjadi sumber rezeki, dan menghasilkan bibit-bibit enterpreneur muda kreatif.

    So, industri kreatif ga aka. Ada matinya kalau kita pandai memanfaatkan respon negatif atau kritis dari apa yang kita kerjakan.

    Selamat pagi, selamat senin, salam industri kreatif Indonesia…

  11. sangat setuju adanya co-working, mungkin kedepannya disetiap daerah harus di bangun co-working space agar masyarakat luas dapat menikmati hal tersebut, mengesampingkan manfaat yang sangat banyak dari co-working, perlu adanya pengawasan terhadap penggunaannya, jangan sampai disalah gunakan untuk hal yang tidak”.
    semoga kedepannya semakin maju dan membanggakan!

  12. Baiknya pemerintah lewat diskominfo juga menngalakkan programnnya ke sekolah sekolah , dan baiknya di ajar dari kecil/dini agar 1. Anak anak jaman sekarang lebih paham teknologi, 2. Memanfaatkan teknologi dengan sebaiknya dan tidak salah kaya sekarang , seperti menebar kebencian, nonton porno/bahkan menggunggahnya 3. Mengajak masyarakat kelas ekonomi bawah buat melek teknologi kreatif dan di buat paguyuban/kelompok didaerah dan di buat juga untuk skala nasional , gitu dulu sih , tugas kominfo sekarang.. ,masalahnya sekarang masyarakat indonesia di beri kemajuan teknologi yang wah , jadi mayoritas kebanyakan salah menggunakannya…, jadi tugas kominfo selain bikin co-working juga mengatur masyarakat kita/mengarahkan agar bisa lebih mendayagunakan gadget dan di bekali kemampuan melek teknologi

  13. Menurut saya, industri kreatif digital di Indonesia sedang berkembang. Seluruh pihak yang terkait dengan indutri ini haruslah kompeten agar dapat bersaing dengan pihak lain. Kalangan desainer harus terus mengasah kreativitasnya, pelaku bisnis harus lebih mengetahui perilaku konsumennya, dan juga pihak pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan dan arahan bagi para pelaku di industri kreatif digital tanah air. Bukan itu saja, konsumen pun harus mendukung produk industri kreatif digital lokal. Dengan ini, maka saya rasa kita lebih mudah dan bisa bersaing dengan produk industri kreatif digital negara lainnya.

  14. Dengan perannya pemerintah membuat program industri digital seharusnya bisa dikelola semaksimal mungkin, dan jangan sampai salah sasaran, program ini berniat untuk mengusung Para kreator digital yg ada di jogja, dan untuk masyarakat/kreator industri digital yg dimaksud Jangan pernah tidak menghargai program pemerintah yg ada, Nyari duit anggaran susah b*****!

  15. Pada era globalisasi sudah seharusnya pemerintah di Indonesia memberikan perhatian lebih bada industri kreatif digital. Dulunya industri manufaktur masih jadi perhatian utama namun sekarang Industri kreatif digital menjadi pertimbangan besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

    Tingginya konsumsi masyarakat di Indonesia harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang memadai agar masyarakat tidak hanya mampu mengkonsumsi tetapi juga dapat ikut memproduksi. Dengan adanya Diskominfo Co-Working Space (DCS) generasi muda terutama dapat mewadahi diri mereka untuk berkreasi dalam dunia industri digital. Program ini sangat bagus untuk menunjang SDM menjelang Indonesia emas 2045.

  16. Mantap lah,seiring majunya industri kreatif di dunia seharusnya seluruh pelaku industri kreatif di indonesia semakin mengasah kemampuannya agar tidak tertinggal,dan seluruh intansi baik swasta mau pun pemerintah yg terkait pengembangan industri kreatif harus meniru apa yg dilakukan diskominfo yogyakarta,yaitu dengan memberikan fasilitas yang layak👍

  17. Bagus , diceritain asal usulnya co working , tapi mungkin untuk orang awam masih bingung co working itu apa , kreatif yang diciptakan itu seperti apa dan mungkin harus dijelasin sedikit tentang itu
    Terima kasih

  18. co-working space merupakan tempat dimana orang-orang kreatif dapan memaksimalkan kemampuannya, dan dimana orang-orang biasa dapat mengasah ide-idenya karena lingkungan di co-working sangat positif. bagaimana tidak, dari tempat ini saja dapat mengurangi tingkat kemalasan, karena faktanya ketika kita satu ruangan dengan lingkungan yg saling menonjolkan kreatifitasnya, maka yang lainnya akan tergerak untuk melakukan lebih. jadi menurut saya, co-working perlu ditingkatkan demi perkembangan kreatifitas orang-orang indonesia menjadi totalitas.

  19. Mantap lah, seiring majunya industri kreatif dunia,seharusnya para pelaku industri kreatif indonesia semakin mengasah kemampuannya, dan intansi baik swasta mau pun pemerintah meniru apa yg dilakukan diskominfo yogyakarta yaitu memberikan fasilitas yg memadahi👍👍

  20. Apa yang telah dilakukan pemerintah DIY ini tentu sangat memberikan peluang kepada para generasi-generasi muda untuk mengeluarkan ide-idenya maupun karya-karyanya.Ini merupakan bentuk peduli pemerintah DIY kepada anak-anak muda untuk mengembangkan ide atau karya mereka sendiri pada jaman yang serba canggih seperti saat ini.Apalagi DIY memiliki julukan sebagai kota pelajar yang saya rasa penyediaan Co-Working Space ini tepat, sebab tidak hanya para pelajar dari jogja saja, tentu seluruh indonesia bahkan dunia tinggal di jogja hanya untuk menuntut ilmu, maka dari itu pemerintah DIY mungkin memiliki keinginan agar tersedianya Co-Working Space ini supaya para pemuda-pemuda yang berbeda-beda asal,ras,suku,dan budaya di jogja ini bisa saling menyatu untuk mengembangkan bakat mereka dan industri kreatif digital indonesia khususnya di DIY akan semakin maju.

  21. Di era yang serba digital ini, banyak muda-mudi yang ingin mencoba peruntungan nya dalam hal apapun, utama nya hal yg berkaitan dg internet. Namun, kurang nya fasilitas² yang bisa mengembangkan kreatifitas mereka, menjadi penghambat kinerja mereka. Maka, dengan ada nya hal ini mudah²an bisa membantu mereka untuk mengasah kemampuan dan juga mengembangkan kreatifitas mereka. Hal ini tidak lain dan tidak bukan untuk kemajuan negara Indonesia juga.

  22. Untuk memajukan industri kreatif indonesia pemmerintah melalui diskominfo , memberikan penyuluhan ke sekolah sekolah dan daerah daerah untuk lebih bisa melek teknologi dan tidak menyalahgunakannya, dan khusus untuk daerah terpencil akses internet harus bisa menjangkau jadi perajin dari usaha kecil rumahan bisa jualan secara online, dan baiknya co-working di setiap daerah ada 1 wadah nasional jadi semuanya bisa berembuk untuk lebih maju lagi

  23. harapannya si semoga DCS ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh teman2 komunitas, khususnya teman2 difabel, untuk meningkatkan kemampuan mereka supaya bisa mengembangkan kreativitasnya di industri kreatif digital. Gak cuma itu si, diharapkan juga buat para teman2 dari berbagai komunitas supaya nantinya bisa saling kolaborasi dan kerjasama bareng penggiat2 yg lain, jadi tercipta networking yang lebih luas, dan juga munculin kerjasama atau kolaborasi di masa yang akan datang nanti.
    Untuk yang menggunakan nanti semoga bisa dirawat dengan baik. Jangan disalahgunain. Jangan dipake untuk bikin fake news, hoax, ya segala macam hal yang negatif deh, karena tempat ini ada untuk hal yang positif.

  24. Perkembangan teknologi membuat masyarakat Indonesia semakin dinamis untuk menciptakan banyak hal. Tak terkecuali dalam lingkup kreatif, para desainer, komikus atau karikaturis juga turut terbantu melalui beragam perangkat pendukung berteknologi tinggi.

    Ok akmj!

  25. Di era digital seperti ini,memang teknologi yang sudah memasuki kehidupan manusia seperti mengontrol kita sehingga terkadang kita sendiri lepas dari apa yang dinamakan teknologi. Co-working space ini harusnya bisa menjadi wadah bagi teman-teman semua agar tetap fokus bahwa teknologi yang kita kontrol,bukan sebaliknya. Sayang sekali hal semacam ini kurang masiv pemberitaannya dibandingkan dengan berita hoax atau lucindil ya atau si istri iqbaale,mari menjadi generasi yang cerdas. Maju terus Indonesia dan rakyatnya!

  26. Demi kemajuan industri digital diindonesia, lebih baik berkunjung atau bersosialisasi di sekolah2 agar kreatif dalam digital industri diindonesia semakin maju. Semangat anak muda dan kreatifitasnya bisa dihandalkan

  27. Menurut saya Diskominfo DIY mempunya ide yg sangat bagus yaitu Memfasilitasi Masyarakat Mengembangkan Industri Kreatif Digital, kenapa? IKD di Indonesia memiliki daya tarik industri yang tinggi dan memiliki potensi bisnis yg baik ke depannya. IKD juga bisa membantu perekonomian seseorang, karena dengan kemajuan teknologi yg semakin pesat, banyak orang yang memanfaatkan teknologi tsb sebagai lahan utk berkreatifitas, meluapkan ide menjadi sebuah karya kemudian dapat menghasilkan. Dengan difasilitasi wadah tsb oleh pemerintah akan lebih terarah dan pastinya akan lebih maju dibanding harus berjalan sendirian. Terimakasih

  28. Teknologi di saat ini memang sudah merasuk ke dalam hidup manusia. Co-working space seharusnya menjadi tempat bagi banyak orang membuktikan bahwa bukan teknologi yang mengontrol kita tapi sebaliknya. Sayangnya fasilitas semacam ini kurang masif pemberitaan dan kurang mendapat perhatian dari media dan kalah dari berita lucintagua,istri ikbal atau si tok tok. Semoga fasilitas semacam co-working space semakin meluas dan merambah ke daerah terpencil dan bisa memajukan kualitas SDM Indonesia. Maju terus Indonesiaku,maju terus rakyatnya

  29. Perkembangan go working space sangat cepat ya, bahkan sudah ada di indonesia. Terlepas dari semua itu pasti ada kekurangan dan kelebihan dalam itu semua.
    Kelebihan = disana kita dapat diajari lebih banyak tentang komputer baik untuk masyarakat biasa maupun umum, dan terlebih lagi dibekali internet yg bisa dikatakan kecepatannya untuk akses tinggi. Dan juga sudah banyak jalan yg dibuat untuk tuna netra
    Tapi terlebih dari itu pasti ada kekurangannya = kurangnya privasi dikarenakan mejanya disusun berjejeran.
    Lalu jalan yg diperuntukan untuk tunanetra masih beberapa ada kekurangan misalnya jalannya terhadang oleh tiang/ pohon atau sebagai contoh dulu sudah sempat viral di media sosial untuk jalan bagi tuna netra yg menabrak tiang/ aksesnya terputus, jadi seharusnya lebih matangkan lagi konsepnya agar yg melewati jalannya tidak bingung.
    Itu sih menurut pendapat saya ya min makasih. Maaf kalo agak gak nyambung

  30. Di Indonesia sendiri sangat banyak pemuda/pemudi yang memiliki kreatifitas yanh luar biasa, hanya saja kurangnya wadah untuk menyalurkan ide-ide mereka. Dengan hadirnya Diskominfo Co-working space di jogja sangat membantu dalam menyalurkan ide-ide kreatifitas tanpa batas bagi pemuda pemudi DIY.
    Semoga Co-working space ini akan di buka di berbagai daerah Indonesia, agar bakat/kreatifitas pemuda/i dapat di eksplore dengan mudah.
    Selain itu semoga ada pencegahan bagi penyalah gunaan coworking space ini. Karena kita tau, bahwa kebanyakan pemuda di Indonesia masih sering membuat berita hoax/ haus akan tenar :’). Terimakasih semoga bermanfaat

  31. menurut saya ini bagus sih. karena di desa saya sendiri banyak orang kreatif yang kurang bisa menyalurkan kreatifitasnya dan hanya berakhir sebagai petani. banyak yang pandai pake software semacam photoshop tapi ya kurang berguna gitu di desa.banyak yang jago menggambar atau sejenisnya, tapi nggak bisa dikembangkan.
    mungkin kalo program ini dijalankan di daerah saya bisa sangat berguna. karena orang kreatif perlu mengembangkan apa yang menjadi passion, bukan apa yang dilakukan orang kebanyakan.
    saya harap program ini bisa dijalankan di seluruh daerah di indonesia lah agar orang kreatif bisa menjadikan passionnya sebagai sesutu yang bermanfaat dan mensejahterakan.

  32. Menurut saya sangat bagus dengan adanya program ini, karena pemerintah sudah mulai melangkah lebih maju lagi untuk mengembangkan dunia digital di Indonesia.

    Koneksi yang cepat tidak hanya dibutuhkan di ibukota, tetapi juga harus masuk ke seluruh Indonesia, karena orang yang kreatif tidak hanya berasal dari ibukota, tetapi tersebar dimana mana dan harus di fasilitasi

    Kedepannya jika program ini berjalan di setiap kota di Indonesia, maka tentunya akan hadir lagi orang orang yang berpotensi memajukan indonesia.

    Tanpa internet kita bisa menciptakan 10 orang berkompeten, apalagi kalau seluruh wilayah sudah didukung program ini, ratusan hingga ribuan pun kita mampu, terkesan berlebihan namun ini faktanya

    “Orang hebat tidak hanya dari ibu kota, semua layak di dukung”

  33. ahrus didukung yang seperti ini. karena di daerah saya banyak yang pandai menggambar dan banyak juga yang menguasai software semacam photoshop atau semacamnya. tapi memang di pedesaan skill itu kurang bisa dikembangkan, bahkan yang punya kemampuan seperti itu hanya berakhir jadi petani. jika program ini juga dilaksanakan di daerah saya, mungkin ini akan sangat bermanfaat untuk mendongkrak perekonomian.
    saya harap pemerintah bisa menjalankan program ini di semua daerah indonesia lah

  34. Adanya co-working sangat membantu mengolah kreatifitas anak muda Indonesia yang bergerak di bidang digital, bisa digunakan juga untuk menjadi wadah untuk mengeluarkan atau menyalurkan ide-ide dan gagasan dalam ruang lingkup digital, harapan semoga semakin positif, da
    Semoga makin maju industri digital kreatif di indonesia
    Semoga makin banyak talenta talenta muda indonesia yang memanfaatkan co-working ini

  35. saat ini memang sangat terlihat nyata ketika bekerja menggunakan industri digital, sekarang semua serba online, sangat banyak peluang yang bisa di ciptakan buat lapangan pekerjaan, buat yg kreatif bisa membuat industrinya, buat yang kurang kreatif bisa menjadi karyawan nya, tinggal support dan banyak banyak berdoa kepada Allah buar lancar semuanya.

  36. Semoga dengan adanya Co working space ini masyarakat bisa turut ikut andil mennyumbangkan ide ide atau gagasan kreatifnya. Minimal masyarakat bisa menjaga fasilitas yang telah diberikan pemerintah. Bravo!!!

  37. Perkembangan teknologi tidak dapat dibendung sampai sekarang, adanya perkembangan Industri Kreatif Digital saya rasa adalah kebijakan positif yang dilakukan oleh diskominfo DIY. Semua orang akan bisa mendapatkan akses internet dengan cepat dan nyaman bahkan untuk orang disabilitas pun bisa menikmatinya dan satu lagi yaitu generasi sekarang atau biasa disebut generasi milenial tidak dapat dipisahkan namanya internet walau begitu kita tetap harus mempergunakan Co-Working Space dengan bijak seperti yg dibahas diatas jangan sampai digunakan untuk penyebaran hoax dll. Dan yg terakhir saya harap kawasan kawasan lain dapat meniru kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Yogyakarta ini 🙂

  38. Langkah yang baik, karna dengan adanya co-working ini kita bisa mengolah kreatifitas kita di bidang seni digital (desainer, editor, dan lainnya) , sangat cocok untuk menjadi wadah bagi anak muda anak muda Indonesia yang mengeluarkan ide-ide dan gagasanya di bidang digital, seharusnya pengelola juga bisa menyaring pengguna co-working jangan sampai membuat sesuatu yang berujung negatif, seharusnya masyakat bisa memanfaatkan adanya co-working ini
    Semoga seluruh rakyat indonesia bisa merasakan dan semakin kreatif di bidang digital ini

  39. Sangat bagus apa yang sudah diskominfo DIY lakukan saat ini dengan memperhatikan dan memberikan fasilitas untuk kemajuan di bidang teknologi. Memang benar kita juga harus menjaga budaya kita.. tapi di era digital saat ini kemajuan teknologi harus sangat diperhatikan juga. Yang perlu diapresiasi lagi diskominfo juga memberikan fasilitas akses untuk para disabilitas, mereka memerhatikan keseluruhan masyarakat tidak hanya kepada “most of the people”.

    Saya sebagi salah warga yang bekerja didunia IT ikut senang dengan hal ini..
    Sukses terus industri digital indonesia:)

  40. Kreatifitas sejatinya berawal dari pola pikir manusia, mereka tercipta dari proses panjang kehidupan manusia dari kecil hingga dewasa. Kreatifitas harus dimulai sejak dini, namun permasalahan fasilitas pendidikan di Indonesia yang rumit masih menjadi hambatan untuk mewujudkan hal terebut. Selain itu pendidikan Indonesia saat ini terkesan kaku dan terpusat pada akademik semata. Anak yang memiliki nilai akademik yang tinggilah yang dianggap berhasil dan anak-anak yang memiliki cita-cita seperti seniman, penyanyi, dan menggambar seringkali dikucilkan. Padahal bagian lain dari pendidikan seperti itulah yang justru mengembangkan kreatifitas. Tetapi kehadiran DCS bukanlah suatu yang terlambat, malahan ini bisa menjadi tonggak awal industri kreatif di Indonesia. Semoga di masa depan akan lahir orang-orang hebat dari DCS.

    Salam sejawat
    Yovan Ananda

  41. Saya sangat mengapresiasi hasil karya tersebut di era digital seperti sekarang karena sangat memuaskan konsumen,seperti saya. Saya sangat berharap agar di Indonesia terutama di Bali dimana penduduk yang padat dapat mengakses internet dengan cepat, karena banyak sekali tempat tempat umum yang ramai dikunjungi tetapi saat mengakses internet begitu lambat dan sangat membuat masyarakat kecewa. Terima kasih atas pengertian nya, dunia globalisasi akan slalu berkembang tanpa batas sehingga para pemuda akan terus berkreasi sesuai dengan minatnya masih masing, semoga penerus bangsa semakin cerdas dan bijak untuk selanjutnya. Sekian Terima Kasih

  42. Hai para penerus bangsa Indonesia teruslah berkarya di era globalisasi ini agar dapat dimanfaatkan di masa yang akan datang. Terima kasih karena telah berjuang untuk masyarakat semua agar dapat mengakses internet dan informasi yang sangat diperlukan di masa sekarang. Semoga para penerus bangsa agar terus berkreasi untuk kemajuan teknologi bangsa Indonesia

  43. Mungkin dengan diadakan co-working space ini dapat memfasilitasi orang orang kreatif yang mungkin bisa memajukan negara kita ini. Dengan begitu, tiada lagi alasan untuk tidak berkreasi ataupun itu. Ingat, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Dan mudah mudahan pemerintah terus mendukung Co-working space ini dengan cara menambah tempat tempat co-working hampir di seluruh Indonesia agar orang orang kreatif yang memiliki “kekurangan” dapat terus berkarya tanpa hambatan dari aspek aspek tertentu.

  44. sebenernya co working space ini perlu dibanyakin untuk nampung para pekerja industri kreatif,daripada ngerjain kerjaan di kafe,mahal di bayar kopinya doang

    mungkin untuk beberapa tahun kedepan bisa diperbanyak deh

  45. Mungkin dengan diadakan co-working space ini dapat memfasilitasi orang orang kreatif yang mungkin bisa memajukan negara kita ini. Dengan begitu, tiada lagi alasan untuk tidak berkreasi ataupun itu. Ingat, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Dan mudah mudahan pemerintah terus mendukung Co-working space ini dengan cara menambah tempat tempat co-working hampir di seluruh Indonesia agar orang orang kreatif yang memiliki “kekurangan” dapat terus berkarya tanpa hambatan dari aspek aspek tertentu.

  46. Fasilitas seperti inilah yang bisa membuat sedikit kemajuan para penggunanya, dengan adanya fasilitas ini memungkinkan kita bisa mendapatkan ide kreatif lebih mudah, sharing sharing hal positif dengan rekan rekan kita, mencari informasi juga lebih mudah karena fasilitas internetnya yang super kencang. Apalagi di era digital jaman sekarang ini, semua bisa dimanjakan oleh Co-Working Space.

    Perbanyak juga Co-Working Space di seluruh Indonesia, agar semakin banyak pemuda pemuda kreatif yang bisa mengembangkan ide ide luar biasa nya.

    Terima Kasih Diskominfo Co-Working Space Indonesia

  47. Ini merupakan langkah baik yang dilakukan pemerintah DIY, terlihat bagaimana pemerintah DIY peduli terhadap para pelaku industri kreatif digital didaerah mereka.Dengan menyediakan fasilitas Co-working space ini jelas pemerintah DIY ingin memberikan wadah kepada para kaum industri kreatif digital untuk menyalurkan ide dan bakat mereka pada satu tempat. Saya sebagai masyarakat DIY sendiri sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah DIY. Saya berharap nantinya DIY sendiri mempunyai industri kreatif digital yang lebih maju dari pada daerah-daerah lain di Indonesia

  48. menurut saya co-working base seperti ini sangat penting bagi para pekerja freelance/industri kreatif,karena dengan adanya fasilitas yang mumpuni menjadi salah satu faktor kesuksesan mereka

  49. Ini merupakan langkah nyata yang dilakukan pemerintah DIY untuk mengembangkan industri kreatif digital di daerah yogyakarta,dengan di dirikannya fasilitas Co-working space ini pemerintah DIY berharap para kaum industri kreatif digital di yogyakarta mampu mengembangkan ide dan bakat mereka dalam satu wadah. Namun tinggal bagaimana kita khususnya orang jogja memanfaatkan fasilitas ini, saya sendiri pun orang jogja dan saya menyadari bahwa industri kreatif digital di daerah saya ini masih terbilang kalah dengan daerah-daerah lain di indonesia seperti jkt,bandung,surabaya dll. Mungkin pemerintah DIY sendiri berharap dengan diberikannya wadah utk para kaum industri kreatif digital ini supaya para kaum industri tersebut bisa maju dan bersaing dengan industri kreatif digital di daerah lain di indonesia bahkan dunia.

  50. Artikel bagus, betul sekali tanpa adanya fasilitas yang memadai tidak akan ada perkembangan, dan di dalam negeri ini banyak sekali orang orang kretif tapi apa daya tidak mungkin semua itu bisa berkembang tanpa adanya dukungan atau support dari pemerintah.

  51. Ya, pemerintah memang sudah melakukan tugasnya tapi diperlukan peningkatan peran oleh masing-masing oknum terkait untuk memajukan teknologi digital, terutama di bidang industri.

  52. Jangan sampai fasilitas seperti ini dipakai untuk keperluan yang negatif ea! Tetap dijalur positif, dan tetap berkarya demi mengharumkan INDONESIA!

  53. Ini bisa jadi satu tempat yang memberikan ruang terbuka bagi masyarakat, untuk berbagai kebutuhan. Apalagi, co working space ini dibiayai sepenuhnya oleh Pemda DIY, sehingga masyarakat tidak perlu memikirkan biaya untuk mengakses internet gratis…

  54. Inklusi finansial yang masih relatif rendah di Indonesia menggambarkan besarnya potensi yang belum tergali. Sementara layanan yang terbatas dan pemanfaatan layanan yang ada belum maksimal

  55. Saya di sini mewakili SAYA SENDIRI,DENGAN hormat saya sejujur jujurnya,tidak bermaksud menyinggung,saya meminta maaf karna saya lupa mau ngomong apa!.maju terus industrii kreatif digital di indonesia

  56. Terus berkembang tegnologi modern di Indonesia ini, apalagi sudah ada tempat co – working seperti ini bisa untuk membuat kreatifitas. Terus berkembang tegnologi di Indonesia ini untuk memudahkan pekerjaan sehari hari.

  57. Seharusnya Hal Ini juga Dilakukan Di Seluruh Daerah Indonesia Supaya Daerah Yang Kurang Terfasilitasi Menjadi Terfasilitasi Agar Indonesia Menjadi Negara Maju Dan Tidak Gaptek

  58. Wah, keren banget, Indonesia punya CO-WORKING SPACE, walaupun sekarang masih di Jogja. Ini berguna banget sih buat mahasiswa/mahasiswi, pelajar, pegawai dan orang-orang yang gak punya komputer. Tapi, semoga gaada masyarakat yang malah melakukan hal yang negatif ya, dan semoga di Lampung juga bakalan ada tempat kayak gini!

  59. Oh iya jadi ingat saya pernah baca juga di sindonews.com kalau potensi industri kreatif digital di Indonesia mencapai sekitar 1.700 triliun.
    Sangat menggiurkan menurut saya terutama untuk potensi sebesar ini yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekonomi digital.
    Ayo dukung terus kebijakan pemerintah yang semakin maju ini agar Indonesia bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

  60. Cocok nih buat kaum milenial,kongko bareng teman baru .
    Wadah buat ide ide kreatif bermunculan .
    btw , selalu suka sama tulisannya , informatif dan mudah dipahami . GBU sukses selalu :)))

  61. Bagus banget tpi gua sih kurang ngerti dgn konsep dasarnya apakah memang hanya internet. tpi kalau ditambahkan fasilitas lain utk pengembangan kreatifitas seperti mungkin sketch utk melukis dll. juga mungkin lebih bagus lagi.dan mungkin diadakan tutor atau kyk pembimbing utk yg baru belajar mungkin bisa diajarkan basic utk hal hal tertentu spt videografi? Atau seni grafis. Dan lebih banyak lagi dibuka di kota kota lainnya

  62. Semoga pemerintah bisa mengembangkan co-working space di semua kota kota besar yang ada di indonesia agar para entrepreneur atau orang orang kreatif bisa sama sama belajar dan mengembangkan bakatnya😁

  63. Demi kemajuan anak Indonesia penerus bangsa ini patut dicontoh. Dan saya harap co-working space ini tidak hanya di kawasan Kota kota besar di indonesia, sebaiknya co-working space ini juga dikembangkan di desa desa yang belum terlalu terjangkau pendidikan lebih dalam. Dan semoga anak penerus bangsa bisa membuat semacam organisasi seperti ini dan dapat dikenal ke seluruh dunia. Dan harapan saya adalah penerus generasi bangsa Indonesia dapat hidup sukses, tidak ada lagi yg namanya kemiskinan.

  64. Menurut saya , keputusan Diskominfo membuat Co-Working Space ini sangat memberi manfaat bagi banyak orang. Khususnya untuk orang yang baru memulai usaha start-up , seorang freelance , dan lain-lain. Banyak sekali manfaat dari adanya Co-Working Space. Di antaranya menghemat biaya operasional , dapat berkolaborasi dengan sesama pengusaha , serta fleksibel karena tidak perlu terikat sewa jangka panjang. Terlebih lagi Diskominfo telah memfasilitasi dan menata ruang sedemikian rupa sehingga ramah difabel. Hal ini sangat membantu sekali, khususnya bagi para difabel. Oleh karena itu, dengan adanya Co-Working Space , semoga generasi penerus bangsa dapat terus mengembangkan dan mengasah kreatifitasnya , dan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas demi kemajuan bangsa kita, Indonesia.

  65. Ya.. gue sangat setuju dengan langkah yang m
    Kementerian komunikasi lakukan. Banyak hal dan aspek yang dipertimbangkan dalam menghadapi zaman yang semakin berubah. Dengan diresmikannya fasilitas baru tersebut, semoga bisa ditiru oleh kota-kota lainnya. Dan kegunaannya bisa sesuai dengan tujuan awal. Sip. Artikel yang bermanfaat, sering”lah updatenya. 🙂

    Ig: agthm_.3

  66. Memang Indonesia itu memiliki banyak bibit bibit yang unggul,saya pun setuju jika anak bangsa banyak memiliki gagasan kreatif dan inovatif,namun karena adanya faktor dana gagasan/ide tersebut tidak dapat dikembangkan dan akhirnya pupus,saya berharap semoga Indonesia menggiatkan adanya co-working space ini agar nantinya kita dapat mendengarkan ide ide anak bangsa

  67. Terima kasih buat teman-teman semuanya yang udah komen, Maaf nggak bisa balas satu persatu… Tapi semuanya aku baca kok 🙂 Terimakasih juga udah berkunjung yaa 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *